Tentunya Anda sering mendengar istilah 7 keajaiban dunia bukan? Pelajaran sekolah tahun 1980-an sering menyebut Borobudur sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia, entah berdasar versi siapa.Tapi Borobudur tidak lagi ajaib, buktinya tak masuk nominasi daftar keajaiban dunia (ini pastilah konspirasi Yahudi)
Angka 7 memang unik. Bahkan keajaiban dunia pun identik dengan angka 7. Tentunya Anda sering mendengar istilah 7 keajaiban dunia bukan? Pelajaran sekolah tahun 1980-an sering menyebut Borobudur sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia, entah berdasar versi siapa.
Kini tahun berganti, 7 keajaiban dunia punya nominasi baru. Penggagasnya adalah Yayasan Tujuh Keajaiban Baru milik pengusaha Swiss, Bernard Weber. Penjaringan nominasi ini sudah dimulai sejak awal Januari 2006 silam. Hasil penjaringan diumumkan pada Sabtu 7 Juli 2007 alias 7/7/07, dengan hasil : Great Wall China, Petra Yordan, Christ Redeemer Brazil, Machu Pichu Peru, Chichen Itza Mexico, Colosseum Italy dan Taj Mahal India.
Yang paling mengagetkan adalah adanya pemilihan Keajaiban Dunia Favorit yang dimenangkan oleh Indonesia. Padahal sebelumnya Indonesia tidak masuk dalam daftar nominasi yang tercantum dalam situs Webber.
Anda pun bisa melihat 7 keajaiban dunia ini dengan mengklik situs www.new7wonders.com ( http://www.new7wonders.com/ ). Pihak yayasan telah menentukan 21 finalis untuk dipilih menjadi 7 keajaiban dunia.
7 keajaiban dunia pertama kali dipilih oleh filsuf Yunani Philon dari Byzantium. Daftar Philon antara lain adalah Taman Gantung Babylonia dan Mercusuar Alexandria. Tetapi bangunan-bangunan tersebut sudah lama tidak terlihat lagi. Menurut Weber, inilah saatnya untuk menentukan 7 keajaiban dunia yang baru.
Weber berulang kali mengajak Unesco bergabung dalam proyeknya itu. Namun Unesco enggan dan menyebut bahwa proyek itu merupakan proyek pribadi.
21 nominator keajaiban dunia tersebut adalah:
1. The Acropolis of Athens (450 - 330 B.C.) Athens, Greece
2. Alhambra (12th century) Granada, Spain
3. Angkor (12th century) Cambodia
4. The Pyramid at Chichen Itza (before 800 A.D.) Yucatan Peninsula, Mexico
5. Christ Redeemer (1931) Rio de Janeiro, Brazil
6. The Roman Colosseum (70 - 82 A.D.) Rome, Italy
7. Statues of Easter Island (10th - 16th Century) Easter Island, Chile
8. The Eiffel Tower (1887 - 89) Paris, France
9. The Great Wall of China (220 B.C and 1368 - 1644 A.D.) China
10. The Hagia Sophia (532 - 537 A.D.) Istanbul, Turkey
11. Kiyomizu Temple (749 - 1855) Kyoto, Japan
12. The Kremlin and Red Square (1156 - 1850) Moscow, Russia
13. Machu Picchu (1460-1470), Peru
14. Neuschwanstein Castle (1869 -1884) Schwangau, Germany
15. Petra (9 B.C. - 40 A.D.), Jordan
16. The Pyramids of Giza (2600 - 2500 B.C), Egypt
17. The Statue of Liberty (1886) New York City, U.S.A.
18. Stonehenge (3000 B.C. - 1600 B.C.) Amesbury, United Kingdom
19. Sydney Opera House (1954 - 73) Sydney, Australia
20. The Taj Mahal (1630 A.D.) Agra, India
21. Timbuktu (12th century) Mali
Detiknews online
Keajaiban Dunia Favorit Masa Depan dari Indonesia?
Nggak usah masygul, Borobudur tercoret dari daftar nominator. Lihat aja 5 tahun lagi, Lumpur LAPINDO akan berada diurutan satu pilihan dunia karena selain Porong, kota Sidoarjo dan Pasuruan jadi danau lumpur terbesar di dunia. Yang dapat nama terkenal, perusahaan Bakrie Inc, karena sebuah anak perusahaannya berhasil "menciptakan" keajaiban itu. Dan mereka sangat bangga, situs itu dinamakan "Danau Lumpur LAPINDO-Bakrie.Inc".
Tujuh Keajaiban Dunia Baru
Dua Potong Kulit
17 Tahun Lalu
Dalam kondisiku yang makin memburuk
Di mataku yang tak pernah mampu tuk terpejam
Terus terbayang peristwa 17 tahun silam
Purwokerto, 09-10-90 07:00
Aku masih sibuk di posko anak-anak gunung, menginventarisasi alat-alat perang sisa-sisa perjuangan menyelamatkan nyawa anak manusia di gunung Sindoro. Ressa, cinta pertamaku, datang menghampiri. Dia menanyakan apakah aku melupakan sesuatu. Lama aku terdiam sampai akhirnya aku ingat, besok dia sweet seventen.
Aku tanya pengen apa. Gunung Slamet, jawabnya pendek.
Aku pengen mengeluh, aku baru pulang dari gunung Sindoro selama seminggu dan aku belum buat laporan. Tapi aku tak ingin mengecewakannya, aku hanya mengangguk.
Purbalingga, 09-10-90 13:00
Aku berangkat dari terminal Purwokerto. Sampai di Purbalingga Ressa minta turun. Aku pengen jalan-jalan dulu, katanya. Ok, deh sekalian nambahin perbekalan, pikirku. Sepanjang siang itu dia begitu manja dan ceria. Ini 180 derajat dari kesehariannya yang begitu lembut dan dewasa. Tapi aku tak berpikir banyak. Mungkin ini tanda-tanda cewek mau 17 tahun.
Posko Bambangan, 09-10-90 22:00
Posko pendakian aku tinggalkan setelah sepanjang sore aku bercengkrama, bercanda, bercerita dan saling ejek di kebun kol milik penduduk sambil menatap purnama muncul menggantikan sang surya. Sampai detik itu aku belum berpikir sesuatu dengan sikapnya yang biasanya pendiam kini jadi cerewet. Seolah tak ingin ada sesuatu tertinggal daam hatinya tanpa terucap padaku.
Sepanjang perjalanan pun dia tak henti-hentinya bercerita tentang hidupnya, tentang masa lalunya, tentang cita-citanya, dan... tentu saja kisah berdua. Akupun selalu mengiyakan walau dalam hati berbisik, masih sekolah kok sudah cerita masa depan...
Pos Samarantu, 10-10-90 00:30
Aku dan dia berisitirahat sedikit lama. Aku buat api unggun di bawah pohon besar yang menaungi tempat itu. Selama istirahat itu ada satu pertanyaan yang tak pernah bisa aku jawab. "Kalau aku bahagia jauh dari mas, maukah mas melupakan aku?"
Pikirku itu cuma pertanyaan main-main dan aku tak pernah menganggap serius.
Plawangan, 10-10-90 02:30
Aku mendirikan tenda menunggu pukul 04:00 sebelum naik ke puncak. Kemudian aku mencari kayu bakar untuk api unggun. Kembali ke tenda aku terperanjat.
Biasanya sudah tersedia susu panas dan mie rebus atau roti bakar. Kali ini kulihat kekasihku malah tertidur dalam tenda. Ah kecapaian, pikirku.
Aku merebus air dan membakar roti. Aku panggil-panggil Ressa, tidak ada sahutan. Aku masuk kedalam tenda, kulihat dia menggigil. Aku bawa dia ke dekat api unggun. Bibirnya membiru. Nafasnya tersendat-sendat.
Hipotermia, teriakku dalam hati.
Sejak berangkat dari posko, aku cuma mendaki berdua malam ini. Maka aku bereskan perlengkapan. Aku mengikat carriernya lalu aku papah dan kadang aku seret Ressa turun secepatnya. Kesadarannya yang semakin buruk membuat aku sulit untuk bergerak cepat. Tapi aku terus berusaha.
Samarantu, 10-10-90 04:00
Ressa sudah tidak sadar sama sekali. Aku letakan semua peralatanku dan aku tinggalkan disana. Aku harus cepat turun. Hanya ketinggian dibawah 1500m dpl yang dapat menyelamatkannya. Aku gendong dia berlari menerobos belukar lebat.
Pos 1, 10-10-90 05:30
Ada suara memanggilku lirih. Heh, dia sadar.
Ressa memintaku berhenti. Aku turunkan dia dari gendongan. Aku mengambil golok untuk mencari kayu bakar. Dia melarang dan meminta aku mendekapnya. Kubuka jaketku dan kubungkus dia rapat-rapat. Aku memeluknya mencoba memberikan kehangatan.
Bertahan ya, sayang. Sebentar lagi kita sampai desa.
Dia menggeleng. Dengan terbata-bata dia menanyakan apakah aku mencintai dia. Aku mengangguk. Kulihat dia berusaha tersenyum
Dan berucap pelan, aku bahagia sekali mas.
Ternyata itu kata-kata terakhir yang aku dengar dari bibirnya. Ressa terus diam dan terkulai di pangkuanku. Aku memanggil-manggil namanya. Akupun histeris
Berulang kali aku menghadapi situasi yang seperti ini. Tak hanya sekali orang pergi menghadap Yang Kuasa di pangkuanku. Tapi aku tak mampu untuk tenang seperti biasanya. Saat itu aku merasa seperti orang gila.
Teriakanku menarik perhatian dua orang pendaki yang membuat tenda tak jauh dari tempatku. Setelah itu akupun tak tau apa yang selanjutnya terjadi.
RSU Purbalingga, 10-10-90 14:00
Aku membuka mata seperti orang asing dengan sekelilingku. Kulihat aku terbaring di tempat tidur yang serba putih. Semula aku berpikir aku sudah di alam lain. Tapi aku melihat beberapa orang temanku mengelilingiku. Aku bertanya pada mereka aku dimana. Tenang, Win kamu di RS.
RSU Purbalingga, 10-10-90 14:30
Tiba-tiba aku ingat sesuatu. Mana Ressa, teriaku. Tak ada temanku yang menjawab. Aku meloncat dari tempat tidur dan kembali tak sadarkan diri.
TPU Bojong, 11-10-90 08:00
Aku laki-laki. Tapi aku menangis di atas nisan yang baru. Entah berapa lama aku disitu. Sampai aku diseret pulang oleh teman-temanku.
Bertahun berlalu. Ingatan itu tak pernah lepas dari pikiranku. Aku tak pernah mampu menerima bahwa Ressa sudah tiada.
Setiap kali pikiranku kalut ke Samarantu lah tujuanku. Aku hanya duduk di batang kayu roboh tempat aku duduk dulu. Masih terus melekat dan aku rasakan Ressa ada dalam dekapanku.
Saat ini
Akupun ingin kesana. Tapi apakah aku mampu. Hampir 10 tahun aku tidak mendaki. Apalagi dengan kondisi fisikku saat ini.
Andai ada malaikat yang mau membawaku kesana... Aku pun ingin pergi disana.
Aku ingin kembali ke cinta sejatiku yang aku tinggalkan disana...
Di lereng gunung Slamet...
Dearessa Nur Aisyah...
10-10-90...
Arsip Multiply
Gunung Srandil, 23 Nopember 1993
Disaat sakit seperti ini, kenapa aku jadi ingat semua yang telah mendahului aku. Semua bayangan-bayangan lalu akan teman-temanku datang dan pergi silih berganti.
Kenapa aku ingat itu terus. Apakah aku akan segera menyusul mereka?
Di ujung subuh ini pun aku ingat tiga temanku dulu. Tunas tunas muda Bhayangkara yang gugur 14 tahun lalu di pesisir laut selatan. Aku coba mengingatnya dari awal…
Polres Banyumas, 22-11-93 10:00
Rapat Krida SAR Saka Bhayangkara di Aula Sumarto Polres Banyumas. Memutuskan pelaksanaan kegiatan Latihan Dasar SAR pantai di pantai Selok – Srandil Cilacap. Aku yang saat itu Ketua Instruktur Muda Krida SAR ditunjuk menjadi tim survai bersama dua anak buahku, Muryanto dan Daryo.
Petilasan Jambe Pitu, 22-11-93 14:00
Setelah lapor ke Polsek Adipala, tim kecil mulai bergerak dari Lokasi Petilasan Jambe Pitu menelusur gua-gua yang ada di sepanjang pantai Selok sampai dengan Gunung Srandil.
Gua Rahayu, 22-11-93 17:00
Timku memasang tenda untuk istirahat sejenak sebelum memulai pengamatan lokasi lebih lanjut malam nanti. Baru selesai tenda kami pasang datang 4 orang kawan dari Purwokerto menyusul, Eko Win, Wardan, Ratna dan Gina.
Gua Rahayu, 22-11-93, 23:00
Timku selesai melaksanakan survai malam. Karena ada yang menyusul kami memutuskan tidur di gua. Yang laki-laki di ujung sebelah barat yang perempuan di ujung sebelah timur berjarak sekitar 10 meteran. Aku sendiri duduk di tengah-tengah sambil menjaga api unggun.
Karena terlalu lelah aku terlelap. Aku terbangun ketika mendengar suara berbisik-bisik. Aku melirik ke mulut gua. Aku terhenyak, tapi entah mengapa aku tak ingin berbuat apa-apa dan hanya memperhatikan Mury dan Ratna tengah duduk berduaan di atas pasir sambil menatap bulan diatas laut. Ada yang sedikit tertangkap di telingaku, keduanya tengah saling menyatakan cinta. Alangkah indahnya….
Gunung Srandil, 23-11-93 11:00
Aku menyelesaikan survai akhir bersama timku ditambah Wardan. Wko Win, Gina dan Ratna pulang ke Purwokerto tadi pagi. Aku beristirahat di warung kopi pak Ali dekat pantai sambil menjemur tenda yang baru saku cuci, sementara tiga anak buahku berlarian sepanjang pantai ke arah timur.
Satu jam berlalu mereka tak juga kembali. Akupun menyusul mereka ke arah Gunung Srandil. Kulihat Mury dan Daryo berteriak-teriak di tengah ombak. Aku berlri mendekat.
Masya Allah… Wardan terseret arus. Aku ambil tali yang mereka bawa dan aku lemparkan ke arah Mury dan Daryo. Aku perintahkan mereka naik ke pantai sementara aku berenang ke tengah ke arah Wardan.
Aku ikatkan tali ke pinggang Wardan. Tiba arus kuat menarikku. Akupun mengikat tali ke pinggangku dan berteriak agar Mury dan Daryo menarik tali. Entah aku salah teriak atau mereka salah dengar, keduanya malah ikut lari ke arah laut.
Setelah itu aku tak tahu apa yang terjadi. Semuanya begitu cepat. Yang aku ingat aku tersedot arus bawah laut dan ketika muncul aku sudah berada di tengah laut. Aku tak melihat Wardan. Yang kelihatan hanya Daryo yang kelihatan seperti berdoa dengan wajah pucat dan Mury yang terus histeris ditengah gulungan ombak laut selatan yang ganas.
Sia-sia aku berusaha menenangkan mereka. Aku berusaha berenang ke pantai. Sekitar 15 menit aku berjuang menarik ketiga temanku sampai akhirnya aku pasrah.
Aku lepas ikatan tali di pinggangku dan aku berenang sendiri ke pantai. Di pantai aku sudah tidak melihat mereka lagi. Aku masih sempat berdoa untuk keselamatan mereka. Lalu aku lari seperti tanpa sadar mendaki gunung Selok menuju Pos PPA. Dari sana aku diantar ke Polsek Adipala.
Polsek Adipala. 23-11-93 14:00
Rombongan Pamong dan Kasat Bimmas Polres Banyumas tiba di Polsek Adipala. Baru saat itu aku tersadar dan aku sempat terisak sejenak. Kemudian susul menyusul berdatangan Tim SAR dari berbagai daerah. Menjelang sore aku dibawa kembali ke Purwokerto oleh Pamong Saka.
Polres Banyumas, 23-11-93 20:00
Aula Sumarto penuh teman-temanku yang ingin tahu nasib ketiga rekanku. Sedih rasanya melihat teman-teman perempuan semuanya bermata sembab. Sepanjang malam aku terus memeluk Ratna yang histeris tidak bisa menerima kekasihnya yang baru semalam terbawa ombak. Berulang kali aku masuk ke ruang Sabhara memanggil Polsek Adipala melalui radio untuk menanyakan hasil pencarian oleh Tim SAR.
Polres Banyumas, 24-11-93, 07:00
Semua yang disitu tidak ada yang tidur sepanjang malam. Setiap kali radio di penjagaan berbunyi, mereka sigap memasang telinga. Sampai akhirnya dari Polres Cilacap memanggil.
Ketiga korban sudah ditemukan di pantai Bunton dalam kondisi meninggal….
Kroya, 24-11-93, 14:00
Aku yang sempat shock dengan berita pagi tadi akhirnya sedikit mampu menguatkan diri. Bersama beberapa orang teman aku segera meluncur ke Kroya untuk menghadiri pemakaman ketiga rekanku. Hanya pemakaman Daryo dan Mury yang sempat aku hadiri. Aku kembali terguncang dan tak mampu lagi untuk berbuat apa-apa.
Selamat jalan sahabat…
Aku takkan melupakan kebersamaan kita dulu. Kita sudah sehidup semati dalam pelatihan maupun penugasan. Dalam karya maupun keseharian. Namamu akan tetap harum dalam ingatanku. Dan entah kenapa dalam dua hari ini bayangan-bayangan itu kuat sekali di pelupuk mataku….
Hanya satu yang aku sesali. Sampai saat ini aku belum bisa menabur bunga di pusaramu… Maafkan aku sobat…
In memoriam : Daryo, Muryanto, Wardan…
PS: Ratna berita terakhir aku dengar bekerja di Batam. Eko Win dan Gina telah menikah… When will see you again, friends…
Itung-Itungan huruf
Ini sedikit artikel utk penggemar itungan dan only for laugh purpose :)
Jika, nilai huruf-huruf ini kita anggap sbb:
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
Mari kita hitung sama-sama:
H A R D W O R K ( kerjakeras )
8 1 18 4 23 15 18 11 = 98 % Only
K N O W L E D G E ( pengetahuan )
11 14 15 23 12 5 4 7 5 = 96 % Only
L O B B Y I N G ( pendekatan )
12 15 2 2 25 9 14 7 = 86 % Only
L U C K ( keberuntungan )
12 21 3 11 = 47 % Only
ternyata ... semua nilai dari usaha-usaha kita di atas nggak bisa mengalahkan yang satu ini:
A T T I T U D E ( sikap / tingkah laku )
1 20 20 9 20 21 4 5 = 100 %
tapi ini rumus yang berlaku di negeri bule sono.
Kalau di Indonesia sih, itung-itungannya begini :
G I G I H (hardwork):
7 9 7 9 8 = 40 % Saja
I L M U (Knowledge)
9 12 13 21 = 55 % Saja
L O B I (Lobbying)
12 15 2 9 = 38 % Saja
M U J U R (Luck)
13 21 10 21 18 = 83 % Saja
S I K A P (Attitude)
19 9 11 1 16 = 46 % Saja
K O R U P S I
11 15 18 21 16 19 9 = 109 %
Jadi kalo di Indonesia yang paling penting bukan ATTITUDE , tapi KORUPSI SI SI SI SI..... HI HI HI HI HI.....
Temanku, 1 Nopember 201
Ada sebuah perusahaan besar yang sedang mencari karyawan. Dalam tes tertulisnya, mereka hanya memberikan satu kasus untuk dijawab:
- Seorang dokter yang pernah menyelamatkan hidup Anda sebelumnya.
- Seseorang yang selama ini menjadi idaman hati Anda dan akhirnya Anda
temukan
Jika tidak segera ditolong akan meninggal. Namun, kalo dipikir-pikir, orang yang sudah tua memang sudah mendekati ajalnya. Sedangkan yang lainnya masih sangat muda dan harapan hidup kedepannya masih panjang.
Dari 2000-an orang pelamar hanya 1 orang yang diterima bekerja di perusahaan tersebut. Orang tersebut tidak menjelaskan jawabannya, hanya menulis dengan singkat :
Alasan Mengaa Saya Menyendiri
Malaikat : He.. kamu kenapa kog sedih sekali ?
kejujuranku tersebut dengan memberikan golok yang lain, yang pertama dikasihkan golok dari emas.
Kemudian Malaikat tersebut kasih golok yang kedua yang terbuat dari perak.
Alasan Mengapa Istri Saya Kabur
Bagi yang berminat menjadi istri saya tolong telaah pengalaman hidup keluarga saya. Ini saya ungkap agar tidak terjadi penyesalan di kemudian hari karena saya hanya kenal komputer dan bukan orang yang romantis. Perhatikan baik-baik, saya akan mengutip contoh percakapan saya dengan istri saya dulu di siang yang bolong.
Saya : (Pulang telat dari kantor) "Selamat malam sayang, sekarang saya logged in."
Istri : Apakah kamu bawa oleh-oleh yang aku minta?
Saya : Bad command or filename.
Istri : Tapi aku bilangnya dari tadi pagi!
Saya : Errorneous syntax. Abort?
Istri : Trus, bagaimana tentang beli televisi baru?
Saya : Variable not found...
Istri : OK deh, kalo gitu aku minta kartu kreditmu. Aku mau belanja sendiri aja.
Saya : Sharing Violation. Access denied...
Istri : Apakah kamu lebih mencintai komputer daripada aku? Atau kamu hanya main-main saja?
Saya : Too many parameters...
Istri : Itu kesalahan terbesar kalo saya menikahi orang "idiot" sepertimu.
Saya : Data type mismatch.
Istri : Kamu tidak berguna.
Saya : It,s by Default.
Istri : Bagaimana dengan gajimu?
Saya : File in use ... Try later.
Istri : Kalo gitu apa posisiku di keluarga ini?
Saya : Unknown Virus.
Menanti Sebuah Jawaban
enigma
Apakah aku perlu
mengemas air mata?
Sebab ada yang tidak
peduli, ada yang memilih
untuk bergegas masuk ke
sebuah ruangan, sebelum
aku dapat memasukinya.
Aku sungguh percaya pada
kegelisahan dan kesedihan.
Dua hal yang sejenis dan selalu
bersisi-sisian. Mereka seperti
dua pandir yang tidak lelah
menguatkan keadaan genting.
Saat aku berkilah pada mereka
bahwa aku telah berdoa, selalu
saja ada yang mengusik dan
terpingkal-pingkal di pojok.
Aku harus mengerti bahwa banyak
nukilan hidup yang harus cepat-
cepat diselesaikan tanpa meminta
banyak orang untuk mengetuk pintu.
Tuhan pun tidak ada,
meski ia mengaku slalu setia.
2007
Buat Novieta Tourisia
Ve, thanks! It means a lot to me.
I feel much much better.
I'll keep happy, dear. I'll keep happy.
Pertama kali aku buka MPnya mba rsaraswati aku ga begitu tertarik. Malah aku sempat komentar dalam hati "situs kok gelap gulita begini ?"
Tapi setelah aku buka beberapa bagian aku seperti menemukan sosok misterius yang menarik disitu. Semakin banyak aku buka aku semakin terpikat dan tak mau beranjak pergi. Apakah aku sedang jatuh cinta lagi? Apa iya ada puber kelima? He he he... sorry, just kidding. Kembali ke Lap...top...
Puisi mba Rieke yang aku kutip diatas adalah bagian pertama yang aku buka dan aku terpekur lama disitu. Aku eja huruf demi huruf, kata demi kata, mencoba mencari jawaban mengapa aku merasakan sesuatu di situ.
Dari aku mengetikan titik terakhir tadi, sudah dua batang rokok aku habiskan. Tapi entahlah, aku tetap tak tahu. Dan mungkin takkan pernah tahu. Yang aku tahu puisi itu bagaikan aliran hidupku.
Benar kawan. Aku bahkan tersentak oleh bait terakhirnya. Dan kalau boleh aku bertanya pada-Mu Ya Tuhanku. Benarkah Engkau setia....?
Pasang USB Tambahan
Mengatasi Canon Blinking
Pesan yang muncul saat kedipan ini terjadi bisanya “waste ink tank full” atau “ink absorbeb full”. Ini terjadi karena penampungan tinta buangan penuh akibat sering head cleaning atau mengisi tinta terlalu penuh sehingga pada saat cartridge dipasang tinta merembes keluar melalui printhead.
Banyak toko atau tempat service komputer yang melayani pebaikan error ini dengan tarif bervariasi antara 50 sampai 75 ribu rupiah. Hanya saja hanya satu atau dua tempat saja yang melakukan perbaikan tuntas. Kebanyakan hanya melakukan proses instal ulang EEPROM saja atau yang lebih dikenal dengan nama flash, tanpa mau repot-repot membongkar-bongkar printer.
Perlu diketahui bahwa sumber penyakit dalam kasus blinking ini adalah bak tampungan tinta yang penuh. Untuk menghindari kebocoran tinta, sensor mengirim pesan ke prosesor printer untuk menghentikan kerjanya. Sayangnya sensor hanya mengenali penampungan penuh saja tanpa bisa mengenali kalau bak sudah dikosongkan. Walaupun sudah dibersihkan, printer tetap tidak mau bekerja tanpa kita mereset counter EEPROM melalui proses flashing.
Hanya diflash, printer memang bisa kerja kembali. Tapi jangan lupa, tanpa pembersihan bak tinta sumber penyakitnya belum hilang. Seperti kita tertusuk duri lalu disuntik bius. Sakitnya tidak terasa tapi durinya masih tetap ada. Begitu pengaruh biusnya hilang, terasa lagi rasa sakitnya.
Jadi tak ada salahnya bila kita menemukan kasus semacam itu, minta petugas service untuk membersihkan bak penampungan tinta. Bila perlu ditunggu, prosesnya tidak memakan waktu lama kok.
Atau kalau memang anda mau sedikit menyingsingkan lengan baju, tidak sulit untuk mengerjakannya sendiri. Berikut kita bahas langkah-demi langkahnya.
Siapkan printer di tempat yang aman dan nyaman. Beri alas kain yang tidak terpakai untuk menghindari ceceran tinta. Siapkan alat berupa obeng plus dan pinset atau tang lancip untuk mengambil busa atau pakai tangan saja juga bisa kalau memang anda tidak takut kotor.
Langkah pertama adalah membuka tutup atas dan tutup depan printer. Buka dua sekrup dibagian depan lalu angkat casing printer.
Lepas PCB pada plat rel cartridge dengan membuka tiga buah sekrup. Lepas konektor kabel pompa tinta.
Buka sekrup pada bagian belakang rel dibawah posisi PCB, 2 sekrup pada rel cartridge, 1 pada sisi kanan dan 2 pada sisi kiri. Angkat rel cartridge. Kabel-kabel tidak perlu dilepas apalagi pada tipe PIXMA kabel langsung disolder pada PCB tanpa soket.
Buka sekrup pada pompa tinta, 3 di bagian depan dan 1 di bagian belakang. Angkat pompa, hati-hati dengan sisa-sisa tinta yang ada jangan sampai tumpah.
Angkat busa peresap pada bak penampungan tinta dengan hati-hati. Ada 2 buah busa satu besar dan satu kecil. Ambil lalu bersihkan dengan air. Cara paling efektif adalah dengan meremas-remas busa di bawah kucuran air kran. Setelah bersih jemur sampai kering.
Beres membersihkan busa, rakit kembali printer. Hati-hati jangan ada yang kelewat, terutama pemasangan per pada roller
Setelah terakit dengan sempurna, siapkan komputer dan sofware untuk proses flashing. Ada beberapa software untuk printer yang berbeda, yaitu :
A1800 untuk i320
A1600/A1900 untuk i255, i350, i355
T5061 untuk ip1000
T3164 untuk reset Main Waste dan Platen Waste ip1500
Salah penggunaan software akan menyebabkan seri printer berubah dan atau alamat data didalam EEPROM cacat (defect) dengan efek kegagalan inisialisasi pada saat pertama dinyalakan setelah reset dan atau nilai counter tidak valid.
Pastikan driver printer sudah terinstal pada komputer.
Pasang kabel power dan nyalakan printer. Sambungkan kabel usb. Bila muncul pesan “New hardware found” tunggu sampai proses instal driver selesai.
Buka program General Tool sesuai dengan tipe printernya.
Pilih port usb yang dipergunakan (1). Klik “Set Destination” (2). Klik “Device ID” (3) akan muncul tipe printer dan nomor seri. Klik “Eeprom Dump” (4). Klik “Eeprom Information” (5) akan muncul informasi printer termasuk tanggal produksi dan tanggal reset. Bila printer sudah pernah direset, kedua tanggal tersebut tidak sama. Kegagalan proses flashing atau terlalu sering diflash karena bak tidak dibersihkan akan menyebabkan informasi tersebut kacau dan mengakibatkan proses kerja pada sistem printer ikut kacau.
Terakhir klik “Test Patern” (6). Jangan lupa centang dulu pada kotak cleaning dan clear eeprom. Printer akan melakukan headcelaning dan testprint. Matikan printer dan nyalakan kembali.
Kalau semua proses sudah berjalan dengan benar, printer anda akan kembali normal.
Selain untuk reset, General Tool juga bisa untuk melakukan tes-tes yang lain seperti “Heat Run” untuk memeriksa pemanas printhead. Cleaning Endurance untuk membersihkan printhead lebih lanjut. Cap Wipping Endurance untuk tes karet pembersih printhead. Ink Consumption untuk membersihkan kapiler dalam printhead untuk masing-masing warna (Cyan, Magenta, Yellow dan Black)
Software General Tool tersebut bisa di download di Free4Downloads. Filenya dalam bentuk zip yang tidak terlalu besar, 9,9MB untuk i255 dan 7,8 MB untuk ip1000.
Oke, Bos. Selamat berburu software dan mencoba bongkar-bongkar sambil menikmati cipratan tinta. “Tidak kotor kan tidak kreatif….” kata iklan di tipi.
Kalau ada masalah, anda bisa konsultasi dengan kami. OK?
Cinta Sejati
Dahulu kala,langit dan laut saling jatuh cinta. Mereka sama2 saling menyukai 1 ama lain. Saking sukanya laut terhadap langit, warna laut = langit, saking sukanya langit terhadap laut, warna langit = laut.
Setiap senja datang, si laut dengan lembut sekali membisikkan "aku cinta padamu" ke telinga langit. Setiap langit mendengar bisikan penuh cinta laut pun,langit tidak menjawab apa2 hanya tersipu2 malu wajahnya semburat kemerahan.
Suatu hari,datang awan...begitu melihat kecantikan si langit, awan seketika itu juga jatuh hati terhadap langit. Tentu saja langit hanya mencintai laut, setiap hari hanya melihat laut saja. Awan sedih tapi tak putus asa, mencari cara dan akhirnya menemukan akal bulus.
Awan mengembangkan dirinya sebesar mungkin dan menyusup ke tengah2 langit dan laut, menghalangi pandangan langit dan laut terhadap 1 sama lain. Laut merasa marah karena tidak bisa melihat langit, sehingga dengan gelombangnya,laut berusaha menyibak awan yang mengganggu pandangannya. Tapi tentu saja tidak berhasil.
Lalu datanglah angin, yang sejak dulu mengetahui hubungan laut dan langit merasa harus membantu mereka menyingkirkan awan yang mengganggu. Dengan tiupan keras dan kuat, angin meniup awan ... Awan terbagi2 menjadi banyak bagian, sehingga tidak bisa lagi melihat langit dengan jelas, tidak bisa lagi berusaha mengungkapkan perasaan terhadap langit. Sehingga ketika merasa tersiksa dengan perasaan cinta terhadap langit, awan menangis sedih.
Hingga sekarang, kasih antara langit dan laut tidak terpisahkan. Kamu juga bisa melihat di mana mereka menjalin kasih. Setiap ke laut, di mana ada 1 garis antara laut dan langit,di situlah mereka sedang pacaran.
Kehadiran
Seorang laki-laki pergi ke luar negeri untuk bekerja dan meninggalkan gadis tunangannya tersedu-sedu. "Jangan khawatir, aku akan menulis surat untukmu setiap hari", katanya.
Selama bertahun-tahun laki-laki itu memang menulis surat untuk tunangannya. Karena dia senang dengan pekerjaannya, dia tidak merencanakan untuk pulang dalam waktu dekat.
Suatu hari, dia menerima undangan pernikahan. Ternyata kekasihnya akan segera menikah. Dengan siapa? Dengan tukang pos yang tiap hari mengantar surat yang dia tulis. Jarak pemisah telah membuat hati berubah. Lelaki malang itu merenung, "Lho, apa salahku. Aku mengiriminya surat-surat, coklat, dan bahkan bunga-bunga".
Ketika dalam suatu hubungan terjadi masalah, daftar barang-barang yang telah diberikan atau hal-hal yang telah dilakukan untuk seseorang, akan tiba-tiba muncul untuk dipermasalahkan. Kita akan berkata "Saya telah memberimu ini dan itu... Saya telah melakukan semuanya demi kamu". Tampaknya cinta dapat dibuktikan secara mudah hanya dengan pemberian hadiah-hadiah dan perbuatan baik. Namun, walaupun hadiah-hadiah itu penting juga, cinta memerlukan hal yang mendasar: KEHADIRAN. Kehadiran sang kekasih, kehadiran orang yang dicintai.
Pengamatan saya terhadap anggrek ibu saya dapat dijadikan contoh. Saat ibu saya pergi agak lama, bunga-bunga itu tampak tak subur dan banyak diantaranya yang layu. Tapi saat ia kembali hadir, bunga-bunga itu mekar dengan indahnya. Padahal ibu saya tidak melakukan hal-hal yang luar biasa. Ia hanya memberikan banyak waktunya untuk berbicara dan merawat mereka.
Saya kira, orang lebih memerlukan kehadiran perhatian dan kepedulian. Cinta secara fundamental adalah sebuah komitmen terhadap seseorang. Kita dapat mempunyai komitmen terhadap bisnis, pekerjaan, hobi, olahraga, maupun keanggotaan di klub, tetapi dapat dikatakan dengan tegas: semua itu tidak dapat mencintai kita. Hanya orang lain yang dapat membalas cinta kita, dan untuk itu, komitmen tertinggi sebagai manusia adalah memberikan waktu kita dengan orang yang kita cintai. Dan karena manusia memerlukan kasih sayang dan makanan, hadiah-hadiah material hanya dapat - secara terbatas - membantu untuk mengembangkan cinta. Tapi itu semua tidak dapat menggantikan kehadiran pribadi, yang merupakan hadiah terbesar!
Seseorang begitu sibuk dengan pekerjaannya. Dia yakin harus bekerja keras, karena dia mencintai ayahnya yang sedang sakit kanker. Dia harus membeli obat-obatan yang mahal. Saudara-saudaranya yang lain tetap tinggal dengan ayah mereka hampir setiap saat. Mereka memandikannya, bernyanyi untuknya, menyuapi makan, ataupun sekedar menemani sang ayah. Suatu hari dia sakit hati. Dia mendengar sang ayah berkata kepada ibunya, "Semua anak-anak kita mencintaiku kecuali dia". "Bagaimana mungkin?", pikir nya. "Bukankah aku yang bekerja mati-matian untuk mendapatkan uang guna membeli semua obat-obatan? Saudara-saudaraku bahkan tidak berbagi sebesar yang aku berikan".
Suatu hari, Dia pulang larut malam seperti biasanya. Dia mengintip untuk pertama kalinya, ke dalam kamar di mana ayahnya berbaring. Dia melihat ayahnya masih terjaga, dia memutuskan untuk datang mendekat di samping tempat tidur ayahnya. Ayahnya memegang kedua tangannya dan berkata, "Aku merindukanmu. Aku sudah tidak punya banyak waktu lagi. Tinggalah dan temani aku". Dan itu yang ia lakukan, semalaman ia tinggal menemani ayahnya, berpegang, menggenggam tangannya. Pagi harinya dia berkata pada semua orang, "Aku mengambil cuti. Aku ingin menemani Ayah. Mulai saat ini aku akan memandikan dan bernyanyi untuknya". Sebuah senyum bahagia muncul menghias wajah ayahnya. Kali ini ia tahu anaknya begitu mencintainya.
** Seorang anak kecil memerlukan kehadiran orang-orang yang kita cintai. Orang dewasapun memerlukannya **
Kupu-kupu
Suatu ketika, terdapat seorang pemuda di tepian telaga. Ia tampak termenung. Tatapan matanya kosong, menatap hamparan air di depannya. Seluruh penjuru mata angin telah di lewatinya, namun tak ada satupun titik yang membuatnya puas. Kekosongan makin senyap, sampai ada suara yang menyapanya. Ada orang lain disana.
Batu Besar
Suatu hari seorang dosen sedang memberi kuliah tentang manajemen waktu pada para mahasiswa MBA. Dengan penuh semangat ia berdiri depan kelas dan berkata, "Okay, sekarang waktunya untuk quiz."
Nilai = Hasil ???
Nilai-nilai seharusnya mengikuti perubahan materi Saya pernah tergelitik oleh sebuah pertanyaan, manakah yang lebih penting antara materi dengan nilai-nilai dibalik materi? Dengan pertanyaan yang lebih sederhana, Jika saya punya handphone, handphonenya dulu atau kemampuan mengoperasikannya? Yang jelas mereka yang punya HP pasti akan lebih cepat menguasai feature di hp daripada yang tidak punya. Tetapi benarkan kita telah menguasai segala seluk beluk pemakaian hp dengan berbagai konsekuensi yang mengiringinya. Ada ilustrasi " ada suatu suku terasing di sebuah hutan belantara. Pola hidupnya sederhana, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya mengandalkan pada hasil hutan dan berburu. Pakaian yang mereka kenakan hanya dari kulit kayu dan daun-daunan. Pemerintah menyadari bahwa ada kesenjangan di sebagian penduduknya tersebut. Makanya, pemerintah mencanangkan suatu program, penduduk terasing harus memakai celana seperti orang-orang tinggal di kota. Pemerintah membagikan celana dan baju kepada seluruh penduduk di wilayah terasing tersebut." Tentu saja mereka bersuka ria telah mendapatkan pakaian yang lebih nyaman dan hangat. Namun apa yang kemudian terjadi --- tiga bulan kemudian suku terasing tersebut memberontak kepada pemerintah ---- mereka menganggap pembagian pakaian tersebut adalah upaya pemerintah untuk membunuh penduduk secara pelan-pelan. Mereka menyerbu kota dan menghancurkan infrastruktur di kota yang dianggap tidak beritikat baik pada budaya mereka. Apa yang sebenarnya terjadi? Ternyata tiga bulan setelah pembagian pakaian terjadi wabah penyakit kulit yang luar biasa. Terjadi wabah penyakit kudis dan gudikan yang luar biasa. Rupanya selama tiga bulan pakaian itu mereka kenakan terus menerus tanpa pernah dicuci. Jadi siapa yang bersalah? Yang bersalah adalah KARENA MATERI DIBERIKAN TETAPI NILAI-NILAI DI BALIK MATERI TERSEBUT TIDAK TURUT DITANAMKAN. Bahasa jawanya, "tidak ada direction for usenya" -- didalam masyarakat, tentunya direction for use tidak cuma dalam tataran 'teknis' tetapi juga moral. Saya sudah tulis ngalor ngidul sebenarnya berangkat dari ide sederhana? Kira-kira apa ya nilai-nilai sosial yang mengikuti pemilikan Handphone (HP)? Saya punya usulan, barangkali ini bisa jadi kode etik dalam pemakaian hp, 1. Angkat HP sebelum dering ke-3 2. Jika Nama kita belum terecord, di no HP yang jadi tujuan kita, sebaiknya begitu HP terangkat kita harus langsung sebutkan nama kita sebagai orang yang ingin memulai dalam berkomunikasi. 3. Sering terjadi --- nama kita sudah terecord di suatu HP--- tetapi pada saat diangkat diseberang sana menanyakan --- "saya bicara dengan siapa?", Sakit hati nggak? Langsung sebutkan aja nama yang menghubungi kita. Persoalannya adalah kita sering mengangkatkan Hp orang lain --- saat itu mungkin sedang tidak di tempat--- tetapi tetap saja sebutkan namanya yang menghubungi, dan katakan bahwa pemilik hp sedang tidak berada di tempat tersebut. 4. Jika hp kita ketinggalan di suatu tempat, pada saat kembali Kita temukan banyak misscall -- apalagi dari orang yang kita kenal --- kita berkewajiban untuk menelpon balik dan meminta maaf. Kewajiban telpon balik nilainya setara dengan menjawab pada saat orang mengucap salam pada kita. 5. Jika ada sms kita wajib menjawabnya apa lagi dari orang yang kita kenal. Sms itu berbiaya namun hal tersebut merupakan resiko kita sudah memberitahu nomer kita kepada orang lain. Ini cumalah ide kecil, pasti ada ide lain yang lebih baik. Jangan sampai cerita dari pedalaman ini terjadi pada kita. Semoga dari hari ke hari bangsa kita menjadi lebih baik, semakin berbudaya, anti Illegal loging, anti korupsi. Pro-pendidikan Agaknya memang harus seperti itu pakde. Tahun lalu saya pernah membuat Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Adi Satria. Kegiatan intinya saya membuat buletin bulanan mengenai komputer yang saya berikan gratis. Lalu saya adakan kursus teknisi untuk guru komputer SLTP dan SLTA serta kursus MS Office untuk perangkat desa dan kalangan pesantren yang saya berikan secara gratis disamping kursus reguler yang komersial. Maksudnya saya ingin menzakatkan sebagian dari pendapatan usaha kursus dan service komputer say

